Recents in Beach

Istrinya Mau Lahiran, Adeknya Ketua PAN Minta Cuti dari Jeruji Besi


KAMISKOTCOM, Jakarta—Bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan tidak bisa mendampingi istrinya melahirkan.

Zainudin Hasan saat ini ditahan di Lapas Rajabasa Bandar Lampung karena kasus korupsi yang menjeratnya.

Hingga saat ini, majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang belum memberi lampu hijau atas pengajuan izin terdakwa kasus dugaan suap proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lampung Selatan ini.

Adik kandung Ketua MPR RI Zulkifli Hasan ini mengajukan izin "cuti" satu hari dengan alasan akan mendampingi istrinya melahirkan.

Kuasa hukum Zainudin Hasan, Jamhur, mengatakan, kliennya hingga saat ini belum mendapatkan persetujuan izin cuti untuk mendampingi sang istri bersalin.

"Belum dapat izin," ujar Jamhur, Minggu (3/3/2019).

Jamhur mengatakan, Zainudin Hasan mengajukan izin dua minggu sebelum sang istri bersalin.

"Jadi itu menurut informasi yang saya terima, izinnya dua minggu sebelum melahirkan," ungkapnya.

Adapun rencana bersalin istrinya, kata Jamhur, pada bulan April 2019.

"Rencana melahirkan bulan April. Tapi, sampai sekarang belum ada izin," ucapnya.

"Rencana melahirkan di Jakarta," imbuhnya.

Saat ditanya, apakah izin tersebut agar Zainudin bisa ke Jakarta untuk menjenguk istrinya saat melahirkan, Jamhur tak berkomentar banyak.

"Ya seperti itu. Jadi besok (Senin, 4 Maret 2019) masih sidang," tandasnya.

Sementara jaksa penuntut umum (JPU) KPK Wawan Yunarwanto memastikan bahwa Zainudin Hasan tetap mengikuti persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Senin, 4 Maret 2019.

"Agenda masih seperti kemarin, (mendengarkan keterangan) saksi," katanya.

Namun, Wawan tidak menjelaskan berapa saksi yang akan dihadirkan.

"Besok saja ya," tuturnya.

Terkait izin cuti Zainudin Hasan, Wawan mengaku belum mendapat informasi dari majelis hakim.

"Sampai sekarang kami belum menerima penetapan dari hakim," tandasnya.

Di lain pihak, Humas Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang Mansyur Bustami mengatakan, pihaknya tidak memusyawarahkan izin yang diajukan Zainudin Hasan.

"Enggak. Kami tidak musyawarah terkait pengajuan izin Zainudin. Tidak ada kami diajak musyawarah tentang itu," ungkap Mansyur.

Meski demikian, Mansyur mengaku pihaknya menerima pengajuan permohonan izin cuti tersebut.

"Iya kami terima. Kan dia mengajukan permohonan. Hanya tidak dibahas lebih lanjut," katanya.

Menurut Mansyur, izin yang diajukan Zainudin Hasan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain itu, alasan yang digunakan Zainudin Hasan untuk izin kurang tepat.

"Karena gini. Kalau misalnya meninggal atau duka, atau menjadi wali nikah, itu boleh (diizinkan)," tandasnya.

Posting Komentar

0 Komentar