Recents in Beach

Prabowo Tersungkur, TGB: Debat Ibarat Moto GP, Jokowi Menyalip di Tikungan


KAMISKOTCOM, Jakarta-- Politikus Golkar Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi alias TGB menilai capres nomor urut 01 Joko Widodo lebih unggul dari capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di debat capres kedua kemarin malam di Hotel Sultan, Jakarta.

Ibarat balapan MotoGP, TGB mengatakan Jokowi mampu menyalip Prabowo dalam tikungan.

"Pak Jokowi kerap melampaui tarikan gas capres 02 dan pada belokan-belokan tajam, capres 01 berhasil jauh mengungguli Pak Prabowo. Sehingga menurut saya, capres 01 memenangkan kembali ajang adu gagasan para calon presiden seri kedua ini," ujar TGB dalam keterangan tertulis, Senin (18/2).

TBG menuturkan debat kedua capres dapat membuat publik merasakan kemampuan Jokowi menjelaskan pandangan dan argumen tentang kebijakan-kebijakan ekonomi yang telah diikhtiarkan selaku presiden. Ia melihat kebijakan yang dibuat Jokowi orisinil dan dari hati yang tulus.

Lebih lanjut, TGB melihat gaya bicara Jokowi dalam debat capres kedua singkat, tegas, lugas, dan jernih. Misalnya, ia berkata ketika Jokowi menyampaikan tentang e-commerce.

TGB menyebut Jokowi secara gamblang menjelaskan tentang prakondisi, kondisi saat ini, dan kondisi masa depan e-commerce yang akan menjadi salah satu andalan kemajuan ekonomi bangsa Indonesia. 

Dalam sesi membahas e-commerce Jokowi sempat menyinggung pentingnya membangun ekosistem online dan offline. TGB menilai paparan Jokowi itu cermin yang bersangkutan paham masalah dan jalan keluarnya.

"Tentang perhutanan sosial dan redistribusi aset, capres 01 juga telah nyata menjabarkan kepada masyarakat luas bahwa komitmen itu telah menjadi karya nyata dan bayangkan jika beliau terpilih kembali," ujar TGB.

Sementara pada bagian penutup, ia menyatakan Jokowi memperlihatkan dirinya tak punya rasa atau pikiran takut atas apapun ketika menyebut hanya Allah SWT yang ditakutinya. 

TGB juga memaknai pernyataan tersebut menandakan bahwa Jokowi mengetahui banyak rintangan yang dihadapi selaku pemimpin.

"Namun tidak ada kekuatan dahsyat selain cita-cita rakyat yang bisa memberikan beliau kekuatan dalam menghadap masalah atau tekanan sebesar apapun," ujarnya.


Ia pun berharap pernyataan yang disampaikan kedua capres dalam rangkaian debat yang digelar KPU bisa menjadi referensi utama untuk menentukan pilihan pada 17 April 2019. 
(jps/wis)

Posting Komentar

0 Komentar