Recents in Beach

Menakjubkan! Ternyata Jokowi Keturunan Prabu Brawijaya, ini Silsilahnya!


KAMISKOTCOM, Solo--Berikut hasil penulusuran silsilah leluhur Joko Widodo dari Kiai Abdul Jalal 1 hingga Maulana Syekh Mahribi sampai Pangeran Brawijaya.
Bagaimana runtutan silsilahnya ?
Quote:1. Berdasarkan keterangan Politisi senior, Zaenal Maarif, Joko Widodo (Jokowi) yang saat ini merupakan walikota Solo, adalah keturunan dari Kiai Yahya, salah seorang Pengawal Pangeran Diponegoro.
Kiai Yahya sendiri adalah Putera dari Kiai Abdul Jalal, seorang ulama yang menjadi pendiri tanah perdikan di Kalioso (daerah sebelah utara Solo).

Sumber :

Joko Widodo Keturunan Pengawal Pangeran Diponegoro?

Quote:2. Kiai Abdul Jalil, selain dikenal sebagai tokoh masyarakat yang disegani, beliau adalah keturunan dari Kiai Wonosobo (Ki Ageng Wanasaba).

Sumber :

Kyai Abdul Jalal Penguasa Kaliyoso

Silsilah JOKOWI sampai kepada SYEKH MAULANA MAGHRIBI ? 1


Quote:3. Kiai Wonosobo adalah putera dari Raden Bondan Kejawen, sementara ibunya bernamaDewi Nawangsih. Dan Dewi Nawangsihadalah puteri dari Jaka Tarub (Raden Kidang Telakas).
Jaka Tarub sendiri adalah putera dari Syekh Maulana Maghribi, penyebar Islam di daerah Jawa Timur
Sumber :

WISATA ZIARAH KE SYEKH MAULANA MAGHRIBI PARANGTRITIS


R. Kidang Telangkas (Jaka Tarub)


Quote:

Syekh Maulana Maghribi -> Raden Kidang Telakas (Jaka Tarub) -> Dewi Nawangsih -> Kiai Wonosobo -> Kiai Abdul Jalal -> Kiai Yahya -> Joko Widodo
Catatan :
1. Ada yang berpendapat, bahwa Syekh Maulana Maghribi adalah juga Maulana Malik Ibrahim. Namun berdasarkan penyelusuran genealogy, Syekh Maulana Maghribi adalah putera Thobiroh (Tabira), sedangkan Thobiroh adalah Puteri Syekh Jamaluddin Husein Akbar.
Sementara Maulana Malik Ibrahim, adalah putera Syekh Jamaluddin Husein Akbar. Dengan demikian Syekh Maulana Maghribi adalah keponakanMaulana Malik Ibrahim.
2. Ada juga pendapat yang mengatakan, Syekh Maulana Maghribi adalah Syekh Maulana Ishaq, yang juga ayah dari Sunan Giri. Namun berdasarkan penyelusuran genealogy, Syekh Maulana Ishaq adalah putera Syekh Ibrahim Asmoro (Syekh Ibrahim Asmarakandi atau Syekh Ibrahim Zainuddin Al Akbar)Syekh Ibrahim Asmoro sendiri adalah putera Syaikh Jamaluddin Husein Akbar.
Artinya hubungan antara Syekh Maulana Maghribi dengan Syekh Maulana Ishaq, adalahsaudara sepupu.
buat referensi :
Tambahan :
1. Dari blog,http://sejarahkusrahadi.blogspot.com, kami mendapat informasi silsilah lengkap dari Kiai Abdul Jalal (Pendiri Tanah Perdikan Kaliyoso, Solo) sampai kepada Syekh Maulana Maghribi, adalah sebagai berikut :

Quote:

Syaikh Jamaluddin Husein Akbar -> Thobiroh (Tabira) ->  Maulana Maghribi -> Raden Kidang Telakas (Jaka Tarub) -> Dewi Nawangsih (isteri dari Raden Bondan Kejawan) -> Kiai Wonosobo -> Pangeran Made Pandan/Pandanaran I -> Ki Ageng Djuru Martani (Maha Patih Mataram Kotagedhe) -> Pangeran Adipati Manduraredjo (Ki Djuru Wiroprobo I) -> RM Tmg Karto Nagoro (Bupati Grobogan /Ki Ageng Ketib Laweyan) -> Kyai Gulu -> Kyai Honggowongso ->Kyai Niti Manggolo -> (Kyai Kerti Manggolo I) -> Kyai Abdul Jalal I (Pendiri Perdikan Kalioso) -> Kiai Yahya -> Joko Widodo
2. Berdasarkan penyelusuran genealogy, terdapat versi lain yang menyebutkan, Ki Ageng Djuru Mertani [leluhur Kiai Abdul Jalal (Pendiri Tanah Perdikan Kaliyoso, Solo)], adalah keturunan Sunan Giri.
Sumber :

DUA VERSI MAKAM KI AGENG MANDARAKA (KI JURU MERTANI)


Sunan Giri, Pendidik yang Ahli Fiqih


Quote:

Syaikh Jamaluddin Husein Akbar -> Syekh Ibrahim Asmoro/Syekh Ibrahim Asmarakandi (Syekh Ibrahim Zainuddin Al Akbar) -> Syekh Maulana Ishaq (Sepupu Syekh Maulana Maghribi) -> Sunan Giri (Maulana Muhammad ‘Ainul Yaqin) -> Sunan Giri II (Sunan Dalem Wetan) -> Ki Ageng Saba (Pangeran Made Pandan/Pandanaran I) -> Ki Ageng Djuru Martani (Maha Patih Mataram Kotagedhe) -> Pangeran Adipati Manduraredjo (Ki Djuru Wiroprobo I) -> RM Tmg Karto Nagoro (Bupati Grobogan /Ki Ageng Ketib Laweyan) -> Kyai Gulu -> Kyai Honggowongso -> Kyai Niti Manggolo (Kyai Kerti Manggolo I) -> Kyai Abdul Jalal I (Pendiri Perdikan Kalioso) -> Kiai Yahya -> Joko Widodo
3. Dari kedua versi di atas, ada yang mencoba mengambil “jalan tengah”, sehingga muncul versi ke-3, sebagai berikut :
Sumber :

Jalur Mirza ke Rasulullah kerajaan Mataram dan pecahannya (Solo&Yogya)



Quote:

Syaikh Jamaluddin Husein Akbar -> Syekh Ibrahim Asmoro/Syekh Ibrahim Asmarakandi (Syekh Ibrahim Zainuddin Al Akbar) ->Syekh Maulana Ishaq (Sepupu Syekh Maulana Maghribi) -> Sunan Giri (Maulana Muhammad ‘Ainul Yaqin) -> Sunan Giri II (Sunan Dalem Wetan) -> Nyai Pangeran Made Pandan (isteri dari Pangeran Made Pandan bin Kiai Wonosobo bin Dewi Nawangsih binti Raden Kidang Telakas (Jaka Tarub) bin Syekh Maulana Maghribi) -> Ki Ageng Saba -> Ki Ageng Djuru Martani

(Maha Patih Mataram Kotagedhe) -> Pangeran Adipati Manduraredjo

(Ki Djuru Wiroprobo I) -> RM Tmg Karto Nagoro (Bupati Grobogan /Ki Ageng Ketib Laweyan) -> Kyai Gulu -> Kyai Honggowongso -> Kyai Niti Manggolo (Kyai Kerti Manggolo I) -> Kyai Abdul Jalal I (Pendiri Perdikan Kalioso) -> Kiai Yahya -> Joko Widodo
4. Masih ada satu versi lagi, yang menyatakan Ki Ageng Djuru Mertani [leluhur Kiai Abdul Jalal (Pendiri Tanah Perdikan Kaliyoso, Solo)], adalah keturunan Sunan Ampel.
Sumber :

Dinasti Giri Kedaton dan Silsilah Presiden Indonesia : Sukarno, Suharto, BJ.Habibie, Gusdur, Megawati serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)


Quote:

Syaikh Jamaluddin Husein Akbar -> Syekh Ibrahim Asmoro/Syekh Ibrahim Asmarakandi (Syekh Ibrahim Zainuddin Al Akbar) -> Maulana Rahmatullah/Sunan Ampel (saudara Syekh Maulana Ishaq) -> Pangeran Tumapel/Raden Amir Hamzah (menantu Brawijaya V dgn Ratna Mundri) -> Pangeran Madepandan I (menantu Ki Ageng Wonosobo) -> Ki Ageng Saba (Kyai Ageng Pakiringan) -> Ki Ageng Djuru Martani (Maha Patih Mataram Kotagedhe) -> Pangeran Adipati Manduraredjo (Ki Djuru Wiroprobo I) -> RM Tmg Karto Nagoro (Bupati Grobogan /Ki Ageng Ketib Laweyan) ->Kyai Gulu -> Kyai Honggowongso -> Kyai Niti Manggolo (Kyai Kerti Manggolo I) -> Kyai Abdul Jalal I (Pendiri Perdikan Kalioso) -> Kiai Yahya -> Joko Widodo
5. Versi lainnya, yang menyatakan Ki Ageng Djuru Mertani [leluhur Kiai Abdul Jalal (Pendiri Tanah Perdikan Kaliyoso, Solo)], adalah keturunan Sunan Tembayat.
Sumber :

SEJARAH & NASAB SUNAN BAYAT & SUNAN PANDANARAN


Silsilah Keluarga R.DP.Bimo Sasongko


Quote:

Syaikh Jamaluddin Husein Akbar -> Syekh Ibrahim Asmoro/Syekh Ibrahim Asmarakandi (Syekh Ibrahim Zainuddin Al Akbar) -> Syekh Maulana Ishaq

(Sepupu Syekh Maulana Maghribi) -> Pangeran Madepandan I/Pandanaran I/Maulana Islam (menantu Raden Muhammad Yunus) -> Pangeran Madepandan II/Pandanaran II/Sunan Tembayat (menantu Sunan Katong bin Prabu Brawijaya V) -> Ki Ageng Saba (Kyai Ageng Pakiringan) -> Ki Ageng Djuru Martani (Maha Patih Mataram Kotagedhe) -> Pangeran Adipati Manduraredjo (Ki Djuru Wiroprobo I) -> RM Tmg Karto Nagoro (Bupati Grobogan /Ki Ageng Ketib Laweyan) -> Kyai Gulu -> Kyai Honggowongso -> Kyai Niti Manggolo (Kyai Kerti Manggolo I) -> Kyai Abdul Jalal I (Pendiri Perdikan Kalioso) -> Kiai Yahya -> Joko Widodo

Posting Komentar

0 Komentar