Recents in Beach

Dibesuk Jokowi, UAI Semangat Bahagia, Dibesuk Prabowo, UAI Terbaring, Gestur Menunjukkan?


KAMISKOTCOM, Jakarta—Selain kata-kata, orang berkomunikasi melalui bahasa tubuh. Selain kalimat-kalimat yang terucap dari mulut, orang bisa melihat ketertarikan seseorang melalui bahasa lain. Ternyata, bukan hanya kata-kata yang bisa memberikan informasi. Tapi bahasa tubuh juga bisa menjadi kesan yang diberikan.

Arifin Ilham, pasian RSCM yang sedang sakit karena penyakit yang dideritanya, hari ini dikunjungi oleh dua capres. Satunya Jokowi, satunya lagi Prabowo. Tapi ada yang unik dengan gaya bahasa tubuh dari Arifin Ilham kepada kedua orang ini. Berbeda jauh perlakuan Arifin Ilham kepada Jokowi, dan Prabowo. Kesannya, Arifin Ilham ini lebih segan kepada Jokowi, ketimbang Prabowo. Yuk disimak foto-fotonya.


Pagi-pagi, Joko Widodo, capres nomor urut nol satu alias 01 mendatangi, membesuk, dan memberikan perhatian kepada Arifin Ilham. Jokowi hadir dan menjadi penghiburan bagi Arifin Ilham. Jokowi datang, dengan kemeja putih dan celana panjang biru gelap.

Presiden Republik Indonesia sekaligus calon presiden 2019-2014 yang akan dilantik sekali lagi nanti, duduk di sebelah kanan Arifin Ilham. Ia duduk dan berbincang-bincang. Arifin Ilham begitu semangat dalam menerima Presiden Joko Widodo. Tentu merupakan kehormatan besar, seorang yang sedang sakit ini didatangi Presiden Joko Widodo.

Arifin dikabarkan mengidap penyakit kelenjar getah bening dan radang paru-paru. Tapi di dalam sakitnya, Arifin begitu semangat. Matanya bersinar-sinar dan senyumannya begitu orisinal dan tidak dibuat-buat. Arifin merasa nyaman di dekat Jokowi.

Jokowi ada di sebelah kanan Arifin Ilham. Artinya, Jokowi adalah orang yang disayangi Arifin. Jokowi datang, duduk, terkadang berdiri mendengar suara Arifin Ilham yang mungkin tidak bisa terlalu besar dan tidak bisa keras seperti saat itu ia berteriak.

Video dibuat, dan viral, menyentuh hati setiap orang. Jokowi adalah presiden yang memperdulikan ustad. Ia perduli dengan pemuka agama. Meski dulu kita tahu bahwa Arifin Ilham ini mendukung Prabowo di tahun 2014, tentu sekarang kita tahu bahwa dari gerak tubuhnya, Arifin Ilham ini terlihat mendukung Jokowi.

Jokowi adalah sosok yang begitu perduli dengan rakyatnya, dan pemuka agama di negara Indonesia ini. Joko Widodo adalah sosok manusia yang selesai dengan dirinya. Ia menjadi manusia dengan baik. Ia mempraktikkan bagaimana menjadi manusia dengan mulia.

Fitnah dan caci maki sudah ditelan habis oleh Jokowi. Mungkin saja Arifin Ilham tahu betul bagaimana sosok Jokowi. Ia begitu semangat menerima Jokowi. Ia duduk.

Orang yang sakit itu, duduk dan merasa diperlakukan secara spesial oleh Jokowi. Jokowi memberikan senyuman, membisiki Arifin Ilham yang sedang sakit itu. Kita tidak tahu usia manusia, tapi Jokowi tetap mendoakan yang terbaik untuk Arifin Ilham.

Lalu di sisi lain alias on contrary, Prabowo pun datang. Prabowo duduk di sebelah kiri Arifin Ilham. Seperti tidak mau kalah dan mau mendahului Jokowi, Prabowo duduk di sisi lain, seolah mempertontonkan sifat oposisinya.


Arifin Ilham menggunakan selang di hidungnya untuk infus. Apakah Prabowo alergi dengan selang? Kita tidak tahu. Lagi pula, selang infus berbeda kok dengan selang cuci darah. Atau jangan-jangan sama ya? Yang pasti, bahasa tubuh Arifin Ilham tidak mempertontonkan ketertarikan.

Meski 2014 Arifin mendukung Prabowo, terlihat sekarang di tahun 2019, ia tidak semangat. Terlihat ia berbaring saja, bahkan tidak duduk. Arifin malah menghibur Prabowo, dengan mempertontonkan video berkuda. Bukannya menghibur Arifin Ilham, Prabowo malah dihibur. Pasiennya siapa nih jadinya?

Yang pasti, terlihat sekali tidak ada mimik bahagia, atau setidaknya, tidak sebahagia ketika Arifin bertemu dengan Jokowi. Mungkin dalam hati kecilnya, Arifin Ilham ini mendukung Jokowi. Namun tidak enak saja dengan Prabowo.

Duduk di sebelah kiri Arifin, Prabowo terlihat tidak terlalu dianggap oleh Arifin. Sosok Jokowi jauh lebih berkesan. Kesan yang didapatkan oleh Arifin Ilham kepada dua belah pihak capres ini, terlihat begitu condong ke Jokowi.


Mungkin akan banyak orang yang beralasan bahwa...

Kan Jokowi datang pagi, Arifin masih segar. Kalau Prabowo datang sore, Arifin sudah lelah..

Itu mah alasan saja. Kalau gitu, Prabowo harus bangun pagi dong. Masak besuk pasien ketika orangya sedang lelah? Gimana sih!

Semoga saja para santri-santri atau pengikut Arifin Ilham, bisa melihat bagaimana ketertarikanya dengan Jokowi, jauh lebih tinggi ketimbang Prabowo.

Jokowi ada di hatinya. Jokowi begitu menarik dan memesona. Semoga saja Arifin dan istri-istrinya, bisa menambatkan hatinya kepada Joko Widodo. Presiden 2019-2024.

Begitulah tambat-tambat.

#01IndonesiaMaju

#JokowiLagi

Posting Komentar

0 Komentar