Recents in Beach

Anaknya Imam Besar FPI Banten Sedang Diburu Polisi, Karena Kasus Pengeroyokan


KAMISKOTCOM, Banten--Ahmad Rifa’i (19) menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang tak dikenal di Pondok Pesantren al-Wardayani, Kampung Pangodokan RT 02 RW 01 Kelurahan Kuta Bumi, Pasar Kemis, Jum’at (4/1/18) kemarin .

Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23:30 wib itu korban mengalami luka lebam di mata sebelah kiri dan luka memar di dagu.

Diterangkan kapolsek Pasar Kemis Kompol Syarifullah peristiwa itu terjadi saat korban yang tercatat sebagai warga kecamatan periuk kota Tangerang itu tengah berada di lokasi ponpes milik Ufwanul Hakim Guru mengajinya.

Korban dikeroyok oleh sekitar 20 orang yang tidak dikenal, mereka dating mengendarai dua unit mobil dan dua  unit sepeda motor “kata kapolsek pasar kemis minngu 6/1/18.

Sebelum melakukan pengeroyokan lanjut kapolsek para pelaku sempat ditanyai oleh guru ngaji korban maksud dan tujuan kedatangan ke ponpes tersebut serta dari mana mereka berasal, namun mereka menolak menyebutkan nama hanya menyebutkan asal semata, yaitu berasal dari malingping rangkasbitung dan cibaliung.

Kemudian para pelaku melontarkan pertanyaaan kepada korban terkait komentarnya di media social, yang mengomentari ceramahnya KH. Qurtubi Jaelani.

Pelaku merasa tidak senang dengan komentar tersebut, dan langsung melakukan pemukulan secara Bersama-sama mengenai bagian muka, mata sebelah kiri, dagu dan leher korban. “beber kapolsek Pasar Kemis, Minggu 6/1/18.

Setelah bertubi-tubi melayangkan bogem kea rah korban, lanjut kapolsek, akhirnya emosi para pelaku dapat diredam oleh guru ngaji korban, saat itu guru ngaji korban juga menyampaikan permintaan maaf jika komentar korban di medsos tersebut telah menyinggung perasaan para pelaku.
Setelah melakukan aksi pengeroyokan itu para pelaku kemudian meninggalkan lokasi kasus ini tengah diselidiki oleh yang berwajib.

Pihak tertuduh adalah Hikam bin KH. Qurtubi Jaelani, anak dari Imam FPI Banten yang ramai sedang berselisih dengan Abuya Muhtadi.

Posting Komentar

0 Komentar